mendidik anak balita

Mendidik Balita

Yo! sobat netter,
Masa depan anak sangat tergantung dari perhatian dan didikan orang tua. Sebagian anak juga belum paham mana yang baik dan buruk bagi dirinya. Jadi sudah jadi tugas orang tua untuk mengarahkan anak mereka. Kali ini saya ingin memberi tips mendidik anak yang masih balita.

Jadilah seseorang yang pantas menjadi panutan. Diawali dengan memberi pengetahuan lalu memberikan contoh. Sebagian hal sangat mudah dipraktekan daripada teorinya. Jika sobat ingin punya anak yang sopan, maka sobat sendiri juga harus sopan. Di umur 2 tahun anak anda ingin sekali menjadi seperti kedua orang tuanya. Jika anak anda ada di sebuah lorong rumah dan anda ingin lewat, katakan “Permisi” dengan senyuman.

Mulai dari yang dasar. Mengatakan “Permisi” dan “Terima kasih” adalah hal yang biasa diajarkan orang tua pertama kali, dan anda bisa langsung memulai saat anak sudah bisa berbicara dan berkomunikasi.

Membuat anak menjadi pendengar yang baik. Sebelum anda mengajak bicara dengan anak, ada baiknya sobat dapatkan perhatiannya dulu. Anda bisa memanggilnya terlebih dahulu untuk mendapatkan perhatiannya. Mulai berbicara ketika dia memandang mata anda. Tetap pertahankan matanya memandang setiap saat ketika berbicara dengannya.

Kembangkan kemampuan dan pengetahuan dasar anak. Sobat bisa membantu mengenal tentang warna, angka, berbicara, ukuran dan berat.

Mengembangkan ingatan atau memori anak. Kita bisa mengembangkannya dengan mengajaknya bernyanyi lagu-lagu pendek. Setelah menyanyi beberapa kali, sobat bisa berhenti pada lirik terakhir dan mendorong anak menyanyikan lirik itu. Dan perlahan coba berhenti di lirik lain.

Itu sejumlah tips yang semoga bermanfaat dan bisa menjadi inspirasi bagi orang tua. Tidak perlu memaksa dan mendesak anak harus bisa ini dan itu. Jika gagal coba saja pelan-pelan, kalau tidak bisa sekarang coba lagi besok dan seterusnya. Anak adalah cermin dari orang tua^^

sumber : 1. www.babycenter.com, 2. www.brainy-child.com

Comments 2

  1. Ulasan yang menarik sekali. Orang tua memang panutan bagi anak. Dia akan meniru orang tuanya. Kepada anak pun harus sopan dan tidak sewenang-wenang asal perintah. ‘Tolong dik (atau mas atau mbak), ambikan minuman bapak diatas meja makan, terima kasih’. ‘Ya, pak’. Salam cemerlang.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *